Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Tentang Harapan

Kalo katanya Dewi Lestari di Novel Partikel, “manusia itu dirancang untuk terluka” Akhirnya saya membaca serial supernova setelah sekian lama mencoba “menghindar” demi ketentraman jiwa,,, haha. Soalnya kalo baca satu pasti ketagihan pengen baca buku yang lain. Tapi ternyata godaan untuk membaca supernova tidak bisa dihindari.. hehe. Membaca partikel membuat saya berfikir tentang tujuan. Kegelisahan saya selama ini yaitu tentang konsep “pulang”. Kita berfikir bahwa pulang itu adalah kembali ke tempat kita berasal. Tapi ketika tempat kita berasal ternyata merupakan sumber kesakitan, apakah bisa disebut pulang. ... Yang membedakan manusia dengan binatang adalah dia memiliki akal dan perasaan. Tapi akhirnya saya berfikir lagi, apakah akal dan perasaan itu sebuah anugerah, atau malah kutukan bagi manusia. Akal ini menyebabkan manusia berfikir bahwa dia menjadi pusat segalanya, sangat antroposentris. Alam dianggap sebagai “miliknya”, atau bisa digunakan sesuai keinginannya. Akhirny...

Kenapa Sih Orang Harus Nikah ?

Gambar
Akhir-akhir ini saya berfikir tentang banyaknya teman-teman yang sudah nikah, bahkan yang bersemangat ingin menikah, hehe. Teman-teman SD dan SMP saya sejak dulu sudah banyak yang menikah, bahkan sekarang anak-anak mereka sudah besar-besar. Sekarang, diantara sibuknya dunia kampus, ternyata banyak juga teman-teman yang menikah. Melihat lebih luas lagi, pernikahan di dalam sebuah masyarakat merupakan hal yang terjadi setiap hari. Oke, jadi ternyata pernikahan itu adalah hal yang biasa. Tapi mungkin karena kebiasaan otak saya yang suka mencari-cari hal yang abu-abu dari sebuah fenomena biasa membuat saya berfikir kembali, kenapa sih orang harus menikah. Ketika saya bertanya, seorang teman menyatakan “ Ya harus nikah dong, masak mau hidup sendiri terus. Nanti gag punya anak, terus gag ada yang ngurusin waktu tua ”.   Mendengar jawaban itu, saya jadi berfikir, apakah pernikahan itu seperti sebuah transaksi saja. Bahwa seseorang menikah dengan mengorbankan kebebasan dan menambah ...